Bagaimana Teknologi Cross-Progression Memungkinkan Pemain Berganti Perangkat?

Pemain modern sering memainkan game melalui lebih dari satu perangkat. Seseorang dapat memainkan game melalui PC pada malam hari, kemudian melanjutkan permainan melalui konsol pada kesempatan berikutnya. Agar pemain tidak kehilangan perkembangan tersebut, developer menggunakan cross-progression untuk menghubungkan progres dari berbagai perangkat dengan satu akun utama.

Untuk membaca informasi lain mengenai teknologi dan perkembangan dunia game, kunjungi http://rajazeusalt.com/.

Teknologi cross-progression membantu game menyinkronkan progres pemain pada beberapa platform yang terhubung. Sebagai contoh, Ubisoft menghubungkan progres For Honor melalui Ubisoft Account, sedangkan EA menggunakan EA Account untuk mengelola progres Apex Legends.

Akun Menjadi Identitas Utama Pemain

Pertama, developer menggunakan satu akun utama untuk mengenali pemain pada berbagai platform.

Pemain dapat menghubungkan akun PlayStation, Xbox, PC, atau platform lain dengan layanan game yang sama. Setelah pemain menyelesaikan proses tersebut, server mengenali semua perangkat yang terhubung dengan profil utama.

Karena itu, pemain dapat melanjutkan perkembangan tanpa harus memulai semuanya dari awal saat berganti perangkat.

Server Menyimpan Data Progres

Selanjutnya, server mencatat berbagai informasi penting dari akun pemain.

Sistem dapat menyimpan level, XP, inventory, kosmetik, challenge, atau pencapaian tertentu. Setiap developer menentukan jenis informasi yang dapat berpindah sesuai dengan aturan game mereka.

Dengan sistem tersebut, pemain dapat mempertahankan berbagai perkembangan penting ketika menggunakan platform lain.

Sinkronisasi Memperbarui Progres di Perangkat Baru

Ketika pemain membuka game melalui perangkat berbeda, sistem mengambil progres terbaru dari akun utama.

Kemudian, game menerapkan informasi tersebut pada sesi yang baru. Proses ini membantu pemain melanjutkan perjalanan tanpa perlu memindahkan save file secara manual.

Selain itu, sistem cloud dapat memperbarui data setelah pemain menyelesaikan aktivitas tertentu. Dengan demikian, perangkat berikutnya dapat mengambil perkembangan terbaru ketika pemain kembali masuk ke akun.

Developer Mengatur Konflik Data

Namun, developer perlu mengatur proses sinkronisasi dengan aturan yang jelas.

Ketika dua perangkat memiliki informasi berbeda, sistem harus memilih data yang sesuai. Developer dapat menggunakan waktu penyimpanan terbaru, progres tertinggi, atau aturan khusus sebagai acuan.

Selain itu, developer perlu mengatur sesi permainan agar dua perangkat tidak mengubah data akun secara bersamaan dan menimbulkan konflik.

Developer Menentukan Konten yang Bisa Berpindah

Terakhir, developer menentukan batas cross-progression. Mereka mungkin mengizinkan pemain membawa level, karakter, dan inventory, tetapi membatasi DLC, mata uang tertentu, achievement, atau konten eksklusif platform.

Oleh karena itu, pemain perlu memahami jenis progres yang mendukung sinkronisasi sebelum berpindah perangkat.

Kesimpulan

Teknologi cross-progression menghubungkan akun, server, dan sistem sinkronisasi untuk menjaga perkembangan pemain. Melalui teknologi ini, pemain dapat berganti perangkat dan melanjutkan progres yang mendukung penggunaan antarplatform.